B2B (Business to Business) adalah transaksi yang terjadi di antara perusahaan. Produk dapat merupakan alat yang memang di pakai oleh perusahaan pembeli atau hanya untuk di pasarkan kembali (seperti Supplier kepada Distributor). Kunci dalam B2B adalah relationship dan trusting, karena yang di perjual-belikan disini adalah barang yang tidak pada umumnya atau barang yang memang membutuhkan penjualan dengan quantity yang tidak sedikit. Pengidentifikasian konsumen pada pasar B2B sangat penting, apakah konsumen yang satu memberikan tingkat keuntungan yang sama dengan yang lainnya. Mereka membedakan menjadi 3 bagian, yaitu Most Valuable Costumer (MVC), Most Growable Costumer (MGC), dan Below Zero Costumer (BZC). Cara yang dapad di lakukan pada pendekatan dengan costumer antara lain dengan mengadakan seminar atau workshop yang mempunyai beberapa tujuan seperti launching product baru atau hanya sekedar gathering agar lebih mempererat hubungan.
B2C (Business to Costumer) merupakan interaksin yang terjadi antara perusahaan dengan costumer. Merupakan interaksi yang paling umum terjadi karena melibatkan end user. Barang yang dijual disini mmerupakan barang yang merupakan barang umum. Untuk penjualannya tidak terlalu dipatokkan dengan quantity. Penentuan konsumen di B2C berdasarkan rata - rata end user yang berada di sekeliling mereka, dari faktor ini baru ditetapkan kelas dari costumer.
C2C (Costumer to Costumer) merupakan interaksi yang terjadi antar Costumer. Beberapa contoh langsung dari interaksi ini adalah transaksi yang terjadi di e-bay. sang pemilik barang akan melelang atau menjual langsung barang yang merupakan milik dia kepada orang lain.
Rabu, 20 Januari 2010
Jumat, 15 Januari 2010
Cara mengolah data menjadi informasi
Di dalam pengolahan data baik secara manual maupun dengan komputerisasi terdiri dari tiga tahapan dasar yaitu input, proses, output. Dan tiga tahapan dasar tersebut dapat dikembangkan menjadi :
a. Orginating-Recording (Pencatatan)
Tahapan ini berhubungan dengan proses pengumpulan data yang biasanya merupakan proses pencatatan (recording) data ke dokumen dasar atau formulir.
b. Classifiying (Klasifikasi)
Tahapan ini memberikan identitas atau pengklasifikasian dalam data yang akan diolah, apakah identifikasi tersebut dilakukan untuk satu kelompok atau beberapa kelompok dari data yang nantinya merupakan karakteristik dari data yang bersangkutan
c. Sorting (Penyusunan)
Setelah data–data yang akan diolah diberikan identifikasi seperti diatas, maka data tersebut mungkin perlu diatur atau disusun sedemikian rupa, contohnya diurutkan menurut kode klasifikasinya
d. Calculating (Perhitungan)
Disini data dimanipulasi seperti pelaksanaan perhitungan– perhitungan atau disebut Calculating
e. Summarizing (Penyusunan Laporan)
Untuk memungkinkan dilakukan analisa terhadap data atau informasi yang dihasilkan, diperlukan penyimpulan atau pembuatan rekapitulasi laporan sesuai dengan keinginan pemakai informasi
f. Storing (Penyimpanan)
Storing atau penyimpanan data dan informasi yang sejenis ke dalam file untuk referensi dimasa yang akan datang perlu dilakukan. Dan media penyimpanan ada beberapa macam, disesuaikan dengan metode dan peralatan yang dipakai dalam sistem pengolahan data, seperti disk, kartu, dokumen
g. Retrieving (Pencarian)
Di dalam file yang disimpan, pencarian data atau retrieving biasa digunakan dengan cara penyimpanannya, terutama jika pengolahan datanya menggunakan komputer
h. Communicating (Komunikasi )
Dalam proses pengolahan data menjadi informasi, sampai informasi tersebut dipakai oleh user. Diperlukan suatu komunikasi sehinnga mempermudah proses pengolahan data menjadi informasi
i. Reproducing (Penggandaan )
Untuk pengamanan apabila data hilang atau rusak, juga untuk keperluan perusahaan lainnya bisa dilakukan dengan penggandaan dengan menggunakan mesin photocopy, disk, magnetic tape
Data dan Informasi
Data dan informasi merupakan dua hal yang berbeda.
Data adalah fakta berupa angka, karakter, suara, atau bunyi yang merepresentasikan atau menjelaskan suatu objek. fakta tersebut akan mewakilkan dan menjelaskan objek.
Informasi merupakan bagian dari data, dalam hal ini informasi merupakan gabungan dari data yang diolah untuk suatu objek agar bisa melakukan suatu keputusan atau tindakan.
Kamis, 22 Oktober 2009
Komputer Masa Mendatang
Film sering memunculkan ide yang sangat cemerlang bagi perkembangan teknologi dan komputer. Dahulu kita hanya berfikir komputer dengan layar sentuh hanya ada di film, tapi seiring waktu kita sekarang dapat merasakan bagaimana komputer dengan layar sentuh. Perkembangan Komputer dewasa ini melaju demikian cepat. Komputer telah membentuk peradaban baru dunia modern. Berbagai sisi kehidupan kita kini semakin tidak dapat terlepas dari keberadaannya.
Saya lebih melihat perkembangan teknologi dalam segi seberapa besar komputer bisa membantu saya jika saya tidak berada dalam 1 tempat yang tetap (mobile), karena saya lebih sering berada di luar tempat saya bekerja. Bagi para pengendara kendaraan bermotor mungkin akan sangat susah mengecek email yang masuk jika sedang berkendara. Jika suatu hari dapad tercipta komputer yang dapat di hubungkan dengan helm dengan menggunakan kaca helm sebagai monitor. Sebagai pengganti mouse komputer dapat digabungkan dengan syaraf. Dan sebagai keboard dapat digunakan voice recognition. Sehingga para pengendara kendaraan bermotor dapat tetap beraktifitas dalam pekerjaan sehari hari pada saat berkendara.
Klasifikasi Sistem Informatika berdasarkan Fungsionalitas Bisnis
Pengelolaan sumber daya informasi memegang peranan yang sangat penting untuk menunjang suksesnya sebuah bisnis. Berdasarkan fungsionalitasnya dalam dunia bisnis, dapat di klasifikasikan menjadi :
1.Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan informasi dan transaksi keuangan
2.Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar, dan sebagainya.
3.Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
4.Sistem informasi personalia (personal information systems).
5.Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
6.Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
7.Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
8.Sistem informasi analisis kredit (analysis credit information systems).
9.Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
10.Sistem informasi analisis software (software analysis information systems).
2.Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar, dan sebagainya.
3.Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
4.Sistem informasi personalia (personal information systems).
5.Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
6.Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
7.Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
8.Sistem informasi analisis kredit (analysis credit information systems).
9.Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
10.Sistem informasi analisis software (software analysis information systems).
11.Sistem informasi teknik (engineering information systems).
Semua klasifikasi di atas disebut Sistem Informasi Manjemen (SIM), yaitu suatu sistem informasi yang menghasilkan keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.
Tujuan sistem informasi berdasarkan fungsional bisnis :
* Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain.
* Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
* Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
* Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain.
* Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
* Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
Pemanfaatan teknologi informasi menjadi suatu keharusan yang tidak dapat dihindari oleh setiap perusahaan yang ingin menempatkan dirinya pada posisi paling depan dalam dunia industri. Melihat begitu pentingnya dari sistem informasi berdasarkan fungsional bisnis dan banyaknya kalsifikasi SI dalam dunia bisnis, membuat kesempatan bagi para IT lebih tebuka lebar kedepannya.
Sabtu, 03 Oktober 2009
Harapan setelah lulus..
Awal saya mengerti mengenai komputer adalah ketika saya bekerja pertama kali di perusahaan IT Consultant. Saya mengerti komputer pertama kali bukan karena saya memang tertarik dengan komputer dan segala perangkat pembantunya, tapi merupakan suatu kebutuhan untuk belajar agar perusahaan tempat saya bekerja tetap mempekerjakan saya. 3 tahun saya bekerja di perusahaan tersebut, dan selama 3 tahun itulah yang membuat saya sangat tertarik dengan Technology. Di sini saya menemukan bahwa ilmu komputer sangatlah dinamik dan selalu berkembang. Yang membuat saya paling tertarik dengan TI adalah saya tidak di batasi dengan apapun dan TI memiliki cabang yang sangat luas, sehingga saya dapat banyak mempelajari hal hal yang baru.
Harapan saya setelah saya lulus adalam dapad mengembangkan ilmu saya, karena selama ini saya mengerti mengenai IT adalah sebatas praktek tanpa mengerti dasar dari ilmu ini. Dan setelah saya menjadi lebih mengerti saya ingin membuat software yang berguna dan bisa di komersilkan..
Langganan:
Postingan (Atom)
